1. Pengertian
ECMA
(European Computer Manufacturers Association), lembaga ini merupakan
perkumpulan orang eropa yang mengeluarkan standar dalam sistem teknologi dan
informasi. Ecma International adalah lembaga yang mengeluarkan standarisasi
dalam ECMAScript, sebuah standard yang mengelola JavaScript.
3. Kelebihan Dan Kekurangan
A. Kelebihan
A. Kelebihan
1. Tidak membutuhkan resource memory besar (ringan dan
kecil)
Kelebihan
dan keunggulan pertama dari bahasa pemrograman Javascript adalah dari hal
resource memorynya. Javascript membutuhkan resource memory yang relative kecil
dan ringan. Hal ini tentu saja akan sangat membantu para developer dalam
mengembangkan aplikasi – aplikasi ringan, namun tetap memiliki fitur dan
kegunaan yang sangat banyak bagi user.
Karena
tidak membutuhkan space besar, pastinya penggunaan RAM akan semakin simple. Selain itu, bagi user,
aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Javascript ini juga
dapat dijalankan dengan lebih mudah, dan sangat pas untuk aplikasi yang
digunakan sehari-hari.
2. Mudah untuk dipelajari
Sebuah
bahasa pemrograman akan banyak digunakan dan akan banyak dikembangkan apabila
bahasa pemrograman tersebut adalah bahasa pemrograman yang simple dan mudah
untuk dipahami. Nah, bahasa pemrograman Javascript ini adalah salah satu jenis
bahasa pemrograman yang sangat mudah untuk dipelajari.
Bahkan, di
beberapa sekolah dan kurses mengenai bahasa pemrograman, Javascript adalah
salah satu jenis bahasa pemrograman yang wajib dipelajari dan dikuasai oleh
para siswa peserta pendidikan tersebut. Bagi anda yang baru akan belajar
mengenai bahasa pemrograman, maka Javascript sangat cocok untuk anda pelajari
terlebih dahulu.
3. Dinamis
Dinamis
adalah keunggulan dan kelebihan berikutnya dari bahasa pemrograman Javascript.
Javascript adalah salah satu bahasa pemrograman yang dinamis diantara banyak
bahasa pemrograman lainnya. Dinamin disini adalah fleksbilitas dari
pengembangan aplikasi yang berbasis Javascript.
Selain
itu, javascript juga mudah untuk diaplikasikan, dan mudah untuk dilakukan
penambahan fitur, yang berhubungan dengan fungsi – fungsi penting dari aplikasi
tersebut.
4. Multi platform, bisa dijalankan di banyak sistem
operasi
Apalah
gunanya sebuah bahasa pemrograman yang canggih, namun hanya bisa digunakan oleh
satu sistem operasi saja? Tentunya akan sangat tidak berguna, adanya jenis sistem operasi komputer akan lebih memvariasikan versi yang
ada. Maka dari itu, Javascript menawarkan keunggulan berikutnya, yaitu multi
platform.
Multi
platform berarti sebuah aplikasi yangmenggunakan bahasa pemrograman Javascript
bisa dibuat dengan basis sistem operasi apapun, termasuk diantaranya dalaah
sistem operasi yang populer digunakan secara umum, seperti sistem operasi Windows,
Linux, Android, dan berbagai macam sistem operasi lainnya,
Selain
berbasis sistem operasi, aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman berbasis
Javascript juga banyak yang bisa dijalankan pada perangkat komputer dan
perangkat komunikasi, seperti handphone yang tidak menggunakan sistem operasi
tertentu.
5. Mudah untuk dikembangkan
Kelebihan
berikutnya dari bahasa pemrograman Javascript ini adalah mudah untuk
dikembangkan. Ketika suatu aplikasi sudah selesai dibuat dengan menggunakan
basis bahasa pemrograman Javascript, maka aplikasi tersebut bisa dengan mudah
dikembangkan.
Hal
ini juga mengacu pada konsep dinamis yang diusung oleh bahasa pemrograman
Javascript ini. Aplikasi akan lebih mudah untuk diperbaharui dan dikembangkan
sesuai degnan kebutuhan user juga perkembangan teknologi yang ada.
B. Kekurangan
1. Script yang digunakan pada Javascript tidak
terenkripsi
Meskipun
Javascript adalah bahasa pemrograman yang simple dan mudah dikembangkan, namun
ternyata hal ini kontras dengan kemampuan enkripsi dari bahasa pemrograman
Javascript. Aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman
berbasis Javascript memiliki enkripsi yang lemah, dan cenderung tidak
terenkripsi.
Hal
ini tentu saja menyebabkan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa
pemrograman Javascript sangat rentan untuk diretas dan dibajak. Karena itu,
beberapa aplikasi yang dibuat dengan menggunakan Javascript bukanlah merupakan
sebuah aplikasi yang krusial dan penting, seperti aplikasi mobile banking, atau
aplikasi yang membutuhkan password.
2. Bukan untuk Pengembangan Aplikasi Stand Alone
Merupakan
kelemahan, yang juga dampak dari tidak terenkripsinya aplikasi berbasi bahasa
pemrograman Javascript. Dengan tingkat keamanan yang sangat rendah, hal ini membuat
bahasa pemrograman Javascript hanya bisa dioptimalkan pada sebuah aplikasi yang
tergantung pada aplikasi lain.
Contohnya
adalah aplikasi pada sebuah web browser. Aplikasi javascript ini hanya bisa
dijalankan, ketika user sudah menjalankan aplikasi web browser terlebih dahulu,
sehingga hal ini menyebabkan aplikasi Javascript bukan merupakan aplikasi yang
mandiri atau stand alone, tapi harus bergantung pada aplikasi lain agar dapat
berjalan dengan optimal. Terlebih saat menggunakan browser tentunya user
memilih web browser terbaik agar lebih memudahkan dalam mengakses
internet.
3. Memiliki keterbatasan objek
Kelemahan
berikutnya dari bahasa pemrograman javascript ini adalah terbatasnya objek. Hal
in ijuga dipengaruhi oleh kondisi umum dari bahasa pemrograman Javascript yang
sanga simple dan juga sederhana, sehingga tentu saja hal ini akan sanga
mempengaruhi fitur – fitur yang dimiliki oleh bahasa pemrograman avascipt ini.

0 Response to "ECMA"
Posting Komentar